Minggu, Januari 02, 2022

Menanti Kepastian (Laily Dimjathie)


Title : MENANTI KEPASTIAN
Songwriter : JASIR SJAM
Album : SELF TITLE
Music : BAND 4 NADA (Leader : JADIN / A RIYANTO
Recording : MUTIARA RECORD / REMACO / Vinyl LP 12" 33 1/3 RPM

tiada kuharapkan maafmu kepadaku
kalau kau tetap begitu takda ampun bagimu

megalah condong sudah malampun tlah berganti
hatiku gundah gulana bila ingat sikapmu

kuharap pengertianmu yang kini kunantikan
seulas kata yang pasti seraut wajah yang murni

megalah condong sudah malampun tlah berganti
hatiku gundah gulana bila ingat sikapmu

seulas kata yang pasti seraut wajah yang murni

megalah condong sudah malampun tlah berganti
hatiku gundah gulana bila ingat sikapmu

Sabtu, Januari 01, 2022

Tanya (Slyvia Saartje)


Title : TANYA
Album : MENTARI KELABU (1980)
Music : WILLY SUMANTRI
Recording : IRAMA TARA / Vinyl LP 12" 33 1/3 RPM

Sylvia Saartje (lahir 15 September 1956) adalah seorang penyanyi rock berkebangsaan Indonesia. Sylvia merupakan penyanyi wanita Indonesia pertama yang diberi gelar Lady Rocker. Julukan tersebut diberikan pertama kali oleh majalah musik Aktuil pada tahun 1970an. Ia juga akrab dikenal dengan panggilan "Jipi", yang merupakan panggilannya oleh teman-teman dan kerabatnya. Ia adalah anak ke 2 dari 7 bersaudara pasangan Nedju Tuankotta yang berasal dari Ambon, Maluku dan Christina Tuyem yang berasal dari Malang, Jawa Timur. Pada tahun 1962, keluarga Sylvia Saartje memutuskan untuk pindah dari Belanda ke Indonesia. Awalnya, mereka tinggal di Jakarta sebelum kemudian pindah ke Kota Malang.

diantara nada nada yang sumbang seakan paksa
ku melangkah dan melangkah diiringi berjuta tanda tanya

diantara wajah wajah yang layu tiada berdaya
ku melangkah dan melangkah bertemankan sejuta tanda tanya

oooo pada siapa ku bertanya
oooo pada siapa jawabannya
mengapakah kau bersedih
mengapakah kau merintih
mengapakah kau berduka
biarkanlah itu semua
biarkanlah itu berlalu
biarkanlah itu semua berlalu

diantara wajah wajah yang layu tiada berdaya
ku melangkah dan melangkah bertemankan sejuta tanda tanya

oooo pada siapa ku bertanya
oooo pada siapa jawabannya
mengapakah kau bersedih
mengapakah kau merintih
mengapakah kau berduka
biarkanlah itu semua
biarkanlah itu berlalu
biarkanlah itu berlalu
biarkanlah itu berlalu
biarkanlah itu berlalu

Jumat, Desember 31, 2021

Bila Kukenang (The Mercy's)


Title : BILA KUKENANG
Songwriter : REYNOLD PANGGABEAN
Album : POP INDONESIA VOL 12
Pengiring : RONALD (DRUM), ERWIN (LEAD GUITAR), RINTO (BASS), YOCKIE (KEYBOARD), 
Recording : YUKAWI INDO MUSIC / Vinyl LP 12" 33 1/3 RPM

Pada volume 12 ini personil The Mercy's tinggal bertiga, setelah keluarnya Charles H, maka pada rekaman album ini dibantu oleh Yockie Suryoprayogo pada keyboard (yang lebih dikenal sebagai pemain keyboardnya rock-band God Bless), meski pada hasil rekaman, walaupun hasil rekaman suara keyboard tidak jauh beda dengan rekaman-rekaman bersama Charles H.

bila kukenang dirimu menitik airmataku
tiada lagi senyum manismu di sampingku

bagai angin lalu kau tinggalkan diriku ini
mengapa kau lupakan janji setiamu padaku

sungguh kejam dirimu meninggalkan daku oh sayang

bila kukenang dirimu menitik airmataku
tiada lagi senyum manismu di sampingku

bagai angin lalu kau tinggalkan diriku ini
mengapa kau lupakan janji setiamu padaku

sungguh kejam dirimu meninggalkan daku oh sayang

Kamis, Desember 30, 2021

Luka Hatiku (Sally Sardjan/The Singers)


Title : LUKA HATIKU
Lead Vocal : SALLY SARDJAN
Songwriter : JASIR SJAM
Album : DITINGGAL PERGI (1973)
Recording : MUSICA STUDIO/FM RECORD / Vinyl LP 12" 33 1/3 RPM

The Singers adalah kelompok musik yang lahir pada tahun 1967 dengan personel Neneng Salmiah ( leader, rhythm, vokal), Tuty Thaher (bas, vokal), Sally Sardjan (organ, vokal), Henny Purwanegara (drum, vokal), Shinta Dungga (rhythm, vokal), dan Uun Syarbini (melodi). Secara resmi mereka mengumumkan terbentuknya The Singers pada Januari 1968, dengan mengusung aliran musik perpaduan latin dan sweet pop. Pada tahun yang sama pula The Singers masuk dapur rekaman untuk pertama kali dan memainkan lagu "Marlina" karya D. Djauhari, "Jali-jali " (Instrumental), "Land of 1000", "Dances", "Oh Tuhan", "Baby Your Gone", "Salam Perpisahan", yang dimainkan dalam bentuk Long Play. Pada masa itu The Singer mampu menarik penikmat musik tanah air dan mampu bersaing dengan grup band wanita lainnya seperti, Dara Puspita, Monalisa, Miscellina, dan The Beach Girls. Henny Purwanegara memilih hengkang karena terjadi konflik internal, disusul Shinta Dungga yang mengundurkan diri setelah pernikahannya. Mulai dari situ terus terjadi pergantian personel, nama-nama seperti Lies Royani, Iwan, dan Inneke Nasution pernah mengisi posisi kosong The Singers. Iwan menjadai satu-satunya personel lelaki. Selama pergantian formasi grup band ini berhasil mengeluarkan hit seperti " Derita Seorang Wanita", "Surat Putus Cinta", dan "Akhirnya".[1]

Tahun 1992, The Singers kembali ke panggung musik dengan formasi awal Neneng Salmiah, Tuty Thaher, Sally Sardja, Henny Purwanegara, Shinta Dungga, dan Uun Syarbini. Tiga tahun kemudian Uun Syarbini tutup usia karena kanker rahim. Tanpa Uun, band ini tetap tampil dengan mengisi acara hiburan seperti Melody Menari, Tembang Kenangan, dan Famili 100.

"suratmu tlah kubaca, dengan luka di hatiku"

dengar oh kasih, rintihan hatiku padamu
pedih oh pedih kau tinggalkan diriku
aku yang hina ini oh kasih
mengharapkan kau kembali kepadaku

sayang kau pergi membawa luka di hatiku
bila ku kenang janji yang kau ucapkan 
kepadaku sungguh lembut 
terdengar kau berjanji kan setia kepadaku

dengar oh kasih rintihan hatiku padamu
bila ku kenang janji yang kau ucapkan
kepadaku sungguh lembut 
terdengar kau berjanji kan setia kepadaku

Banner 468

must to search