Minggu, Januari 23, 2022

Senja Kenangan Ernie Djohan


Title : SENJA KENANGAN
Songwriter : SONNY
Album : LAGU-LAGU POP INDONESIA
Backing Music : MUSICA NADA
Recording : MUSICA NADA / Vinyl LP 12" 33 1/3 RPM

Hj.Ernie Irawaty Djohan atau lebih dikenal dengan Ernie Djohan (lahir 6 April 1951) adalah seorang penyanyi & aktris Indonesia. Ia adalah putri ke 4 dari 8 bersaudara di keluarga diplomat H.M.Djohan Bakhaharudin & Siti Zanidar Djohan yang pernah bermukim di Den Haag, Belanda dan Singapura. Pada usia 11 tahun ia sudah bernyanyi untuk Radio Talentime 1962 di Singapura.

Pada tahun itu juga Ernie Djohan menjadi juara pertama All Singapore's School Talentime. Rekaman pertama di Singapura pada tahun 1962 dilakukan di Phillips Recording Company. Lagu yang sangat di kenang sepanjang masa pada era tahun 1960-1980-an adalah Teluk Bayur,Kau Selalu Di Hatiku,Mutiara Yang Hilang,Senja Di Batas Kota dan masih banyak lagu hits yang lainnnya.

Di Tahun 1968 Ernie menorehkan prestasi sebagai Penyanyi Indonesia Pertama Go International dikontrak rekaman di luar negeri Phillips Recording Holland dan diajak keliling Eropa untuk promosi bahkan menjadi salah satu cover Majalah Entertainment terkenal saat itu 'World Pop News'Edisi 1968 diterbitkan di Negeri Belanda,Inggris & Belgia.

Ernie juga merupakan Artis penyanyi pertama di Indonesia yang mempunyai format video Klip debut di TVRI pada tahun 1972.

bila senja mulai menjelang
kata kata mesramu masih kukenang
janji setia engkau nyatakan
sbagai tanda cintamu tak kuragukan

oo ... menyedihkan 
ternyata kau menghilang
oo ... mengharukan
diriku kau tinggalkan

bila senja telah tenggelam
airmata berlinang tak terasakan
meratapi nasib yang malang
bila ingat akan senja kenangan

oo ... menyedihkan 
ternyata kau menghilang
oo ... mengharukan
diriku kau tinggalkan

bila senja telah tenggelam
airmata berlinang tak terasakan
meratapi nasib yang malang
bila ingat akan senja kenangan

Jumat, Januari 21, 2022

Sep4hit Madu Masih Madu Mus Mulyadi


Title : SEPAHIT MADU MASIH MADU
Songwriter : HAMIEDAN
Album : SONJA
Backing Music : BAND 4 NADA (Leader: A. RIYANTO / HASANUDIN)
Recording : MUTIARA RECORD / Vinyl LP 12" 33 1/3 RPM

Mus Mulyadi (14 Agustus 1945 – 11 April 2019) adalah penyanyi keroncong Indonesia. Ia bahkan mendapat julukan sebagai si "Buaya Keroncong". Beberapa lagunya yang menjadi hit antara lain, "Kota Solo", "Dinda Bestari", "Telomoyo", dan "Jembatan Merah". Ia pernah menjadi anggota Favourite's Group. Istrinya juga seorang penyanyi, Helen Sparingga, dan adiknya juga menjadi penyanyi pop & jazz Mus Mujiono pada era 1980-an.

Terlahir dengan nama Mulyadi, dilahirkan di Kota Buaya, dan menghabiskan masa kecil hingga remajanya di kota itu. Ia adalah anak ketiga dari delapan bersaudara anak dari pasangan Ali Sukarni dan Muslimah. Bakat seninya tumbuh secara otodidak karena pengaruh dalam keluarganya yang memang seniman. Meskipun ia tidak pernah dirancang oleh ayahnya yang berprofesi sebagai pemain Gamelan untuk mengikuti jejaknya. Tiga saudaranya memilih berkecimpung dalam bidang seni tarik suara. Dua kakaknya yakni Sumiati berprofesi sebagai penyanyi keroncong di Belanda dan abangnya Mulyono dikenal di Surabaya sebagai penyanyi keroncong. Selain itu adiknya Mus Mujiono pun pada akhirnya terjun ke dunia musik dengan memilih musik jazz dan pop sebagai jalur pilihan kariernya

semenjak dikau kulepaskan
demi kebebasan yang slalu kau inginkan
peristiwa dirimu jatuh sebagai mainan
mengapa engkau ragukan

mengapa tak kau rasakan
harga dirimu jatuh percuma
malah kulihat engkau tertawa
serta diriku kau pinta

hatiku terbakar
tak pernah terpadamkan
selalu menanggung rasa dendam

semusim tlah berlalu
dunia masih berputar
biarlah aku bersabar
selama nyawa dikandung badan

esok ku saat kan kubuktikan
takkan lagi berulang sepahit empedu
tak usah semanis madu sebagai penggantimu
namun aku kan bahagia

hatiku terbakar
tak pernah terpadamkan
selalu menanggung rasa dendam

semusim tlah berlalu
dunia masih berputar
biarlah aku rasakan
selama nyawa dikandung badan

esok ku saat kan kubuktikan
takkan lagi berulang sepahit empedu
tak usah semanis madu sebagai penggantimu
namun aku kan bahagia

Rabu, Januari 12, 2022

Sayang Padamu (Mus Mulyadi)


Title : SAYANG PADAMU
Songwriter : MUSTAFA WIRYAT
Album : TIADA CINTA LAGI
Backing Music : THE SHEEP'S (Leader: MUS MULYADI)
Recording : MUSICA STUDIO / INDRA RECORD / Vinyl LP 12" 33 1/3 RPM

Mus Mulyadi (14 Agustus 1945 – 11 April 2019) adalah penyanyi keroncong Indonesia. Ia bahkan mendapat julukan sebagai si "Buaya Keroncong". Beberapa lagunya yang menjadi hit antara lain, "Kota Solo", "Dinda Bestari", "Telomoyo", dan "Jembatan Merah". Ia pernah menjadi anggota Favourite's Group. Istrinya juga seorang penyanyi, Helen Sparingga, dan adiknya juga menjadi penyanyi pop & jazz Mus Mujiono pada era 1980-an.

Terlahir dengan nama Mulyadi, dilahirkan di Kota Buaya, dan menghabiskan masa kecil hingga remajanya di kota itu. Ia adalah anak ketiga dari delapan bersaudara anak dari pasangan Ali Sukarni dan Muslimah. Bakat seninya tumbuh secara otodidak karena pengaruh dalam keluarganya yang memang seniman. Meskipun ia tidak pernah dirancang oleh ayahnya yang berprofesi sebagai pemain Gamelan untuk mengikuti jejaknya. Tiga saudaranya memilih berkecimpung dalam bidang seni tarik suara. Dua kakaknya yakni Sumiati berprofesi sebagai penyanyi keroncong di Belanda dan abangnya Mulyono dikenal di Surabaya sebagai penyanyi keroncong. Selain itu adiknya Mus Mujiono pun pada akhirnya terjun ke dunia musik dengan memilih musik jazz dan pop sebagai jalur pilihan kariernya

siapa bilang tak sayang
siapa bilang aku benci
aku tak pernah bilang
marah padamu

dengarlah oh sayang 
kata hatiku
bukan ku merayumu
bukan cemburu

dekat dekat padaku
aku kan memelukmu
begitulah maksudku
sayang padamu

dekat dekat padaku
aku kan memelukmu
begitulah maksudku 
sayang padamu

siapa bilang tak sayang
siapa bilang aku benci
aku tak pernah bilang
marah padamu

dengarlah oh sayang
kata hatimu
bukan ku merayumu
bukan cemburu

dekat dekat padaku
aku kan memelukmu
begitulah maksudku 
sayang padamu

dekat dekat padaku
aku kan memelukmu
begitulah maksudku 
sayang padamu

dekat dekat padaku
aku kan memelukmu
begitulah maksudku 
sayang padamu

dekat dekat padaku
aku kan memelukmu
begitulah maksudku 
sayang padamu

Senin, Januari 10, 2022

Embun Pagi (Laily Dimjathie)


Title : EMBUN PAGI
Songwriter : SUMO S
Album : SELF TITLE
Music : BAND 4 NADA (Leader : JADIN / A RIYANTO
Recording : MUTIARA RECORD / REMACO / Vinyl LP 12" 33 1/3 RPM

embun pagi rintik meluruh
pelahan lahan jatuh ke bumi

dini hari kabut bertebar
suatu tanda menjelang terang

menunggu embun turun disiang hari
itu sangat tak mungkin akan terjadi

ku menanti kasih sayangmu
itu semua lukisan hati

menunggu embun turun disiang hari
itu sangat tak mungkin akan terjadi

ku menanti kasih sayangmu
itu semua lukisan hati

Banner 468

must to search