Selasa, Juni 01, 2021

Karir dan Cita-citaku (Eddy Silitonga)

Judul : Karier dan Cita-citaku Album : Super Star Pop '78 (Various Artist) Karya : Bartje van Houten Band Pengiring : De Meicy

Pertama kali ku mencoba pergi meninggalkan kota ku ibu dan ayah kutinggalkan begitupun dengan saudaraku Mulanya kuingin menuntut ilmu demi masa depan diriku ini namun kutak dapat melanjutkannya karena musiklah yang memanggilku Tlah kuciptakan lagu untuk semua sahabatku sebagai pengganti diriku ini walaupun kini diriku jauh Oh Tuhanku tunjukkan jalan kepada diriku agar kudapat melanjutkan karirku untuk mencapai cita-cita dalam hidupku Mulanya kuingin menuntut ilmu demi masa depan diriku ini namun kutak dapat melanjutkannya karena musiklah yang memanggilku Tlah kuciptakan lagu untuk semua sahabatku sebagai pengganti diriku ini walaupun kini diriku jauh Oh Tuhanku tunjukkan jalan kepada diriku agar kudapat melanjutkan karirku untuk mencapai cita-cita dalam hidupku Tlah kuciptakan lagu untuk semua sahabatku sebagai pengganti diriku ini walaupun kini ...

Rabu, Mei 12, 2021

SELAMAT IEDUL FITRI 1442 H

SELAMAT HARI LEBARAN
Penyanyi : OSLAN HUSEIN
Penulis Lagu : M. JUSUF
Pengiring : ORKES WIDJAJA KUSUMA

Selamat hari lebaran
Minal aidin wal faizin
Mari bersalam-salaman
Saling bermaaf-maafan
Ikhlaskanlah diri mu
Sucikanlah hati mu
Sebulan berpuasa
Jalankan perintah agama
Selamat hari lebaran
Minal aidin wal faizin
Mari mengucapkan syukur
Ke hadirat Illahi
Kita berkumpul semua
Bersama sanak saudara
Tak lupa kawan semua
Jumpa di hari bahagia
Selamat hari lebaran
Minal aidin wal faizin

Kharisma Alam (Kharisma Alam VG)

KHARISMA ALAM
Album : Sketsa Seni Musik
Judul : KHARISMA ALAM
Karya : R. Bambang Hendrasto
Vocal : R. Bambang Hendrasto
Produksi : Purnama Record (1 x Vinyl LP 12" 33 1/3 RPM )

Grup musik Kharisma Alam dibentuk oleh penulis lagu dan komposer, Bambang Tondo bersama tiga teman kampusnya di Fakultas Hukum Brawijaya, Malang.

Pada pengerjaan debut album Sketsa Seni Musik, grup ini juga diperkuat oleh tiga vokalis latar wanita yang bernyanyi dengan berani sekaligus menambah ketebalan warna pada departemen vokal pada album ini, 
mengimbangi suara Bambang Tondo yang memiliki timbre tipis dan terkadang terdengar malu-malu.

R. Bambang Hendrasto, alias Bambang Tondo, frontman/mastermind kelompok musik Kharisma Alam, dengan tiga perempuan blasteran yang menjadi backing vocal-nya: Babsye, Debbie, Patty

KHARISMA ALAM

Manusia tercipta dalam garis kharisma 
karena keagungan yang kuasa

Dia lahir di fajar pagi
gagah jantan cermin lelaki
kecil mungil elok berseri
ayahbunda senyum bahagia
mengiringi lahir sang putra
ayah bunda janji padanya
mendidik hidup sederhana

Surya terang menyinar hidupnya
Putra fajar memimpin dirinya
Sang putra menyandang gitar biola
berbaur bersama rakyat jelata
Surya terang menyinar hidupnya
Putra fajar memimpin dirinya

Dia lahir di fajar pagi
gagah jantan cermin lelaki
kecil mungil elok berseri
ayahbunda senyum bahagia
mengiringi lahir sang putra
ayah bunda janji padanya
mendidik hidup sederhana

Surya terang menyinar hidupnya
Putra fajar memimpin dirinya
Sang putra menyandang gitar biola
berbaur bersama rakyat jelata
Surya terang menyinar hidupnya
Putra fajar memimpin dirinya

Fajar telah terbit di ufuk timur
Seiring lentingan tangis bayi
Perpaduan antara cinta dan cita
Dalam alunan nada kharisma
Alam menyambut lepas
Dan kharisma membahana bebas
Terpadu dalam kesatuan kharisma
Kharisma
Kharisma
Kharisma alam

Minggu, Mei 09, 2021

Gending Banyuwangi - Sayu Wiwit (Kusniah)


Andikaniro Raden Wijaya:
Bapa Wirajaya, tan sipi gunge hutang isun ing sira nun katekan sadya nisun, isun parone tembe bhumi Jawa, sira amuktia sapalih, isun sapalih

Pararaton Pupuh VI berisi awal kesepakatan Sumenep antara Raden Wijaya dan Aris Wirajaya

Sayu Wiwit, the Empress Susuhunan Ratu of Mount Raung
Sayu Wiwit asal kata Mas Ayu Wiwit, Sayu Wiwit adalah Manggal / Senopati Perang, tetapi seorang wanita berasal dari kedhaton (Lateng) adalah Putri dari Mas Gumuk Jati (Mas saat itu merupakan gelas bangsawan).
Sayu Wiwit dibawa ke negara Bayu oleh ayah ibunya ketika prajurit Belanda (mungkin kala itu VOC) datang dan membuat loji (benteng) di Lateng (saat ini Lateng adalah sebuah kelurahan di wilayah Kecamatan Banyuwangi bagian timur laut, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur). Selengkapnya silahkan baca di :

Banner 468

must to search